KORANJURI.com | Informasi Itu Penting! - Hak Bali Yang Diperjuangkan Rai Wirajaya KORANJURI.com | Informasi Itu Penting! - Hak Bali Yang Diperjuangkan Rai Wirajaya

HOME | Mimbar | Delik | Rekam Kejadian | Pendidikan | Ekbis | Hiburan | Distrik Wisata | Seni Budaya | Akselerasi | Mail Contact | Foto




1 2 3 4



Petahana Hibahkan 5 Unit Pickup
Di daerah pemilihannya, I Wayan Suadi Putra memberikan...

Caleg Perempuan Ini Suka Blusukan
Bagi sebagian caleg agar terpilih tentunya tidak terlepas dari modal, royal dan obral

Mesir Kembangkan Wisata Kutuh
Kawasan Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan memiliki potensi wisata...

Politik Uang di Tahun Politik
Money politic dinilai politisi PDIP Ketut Tama Tanaya sebagai strategi










Hak Bali Yang Diperjuangkan Rai Wirajaya


24 Maret 2014 | Koranjuri.com

Hak Bali Yang Diperjuangkan Rai Wirajaya
KORANJURI.COM Menjabat sebagai anggota DPR RI komisi XI dari FPDI-P yang membawahi bidang Keuangan, Perbankan, Lembaga Keuangan Bukan Bank dan Perencanaan Pembangunan Nasional, I Gusti Agung Rai Wirajaya mengaku terus memperjuangkan pembagian devisa pariwisata yang dihasilkan Bali. Terutama untuk Visa on Arrival (VoA) yang selama ini tak ada jatah untuk Bali.

Persoalan VoA ini belum selesai. Seperti diketahui, VoA dari wisatawan yang berkunjung ke Bali sepenuhnya lari ke pemerintah pusat, terang caleg DPR RI dari PDIP bernomer urut 4 dengan daerah pemilihan Bali ini.

imageDitambahkan Wirajaya, beberapa bandara seperti Soekarno-Hatta dan Maros di Sulawesi Selatan sudah memberikan kontribusi ke daerahnya masing-masing. Kenapa Bali tidak?

Ini yang masih perlu diperjuangkan. Kita tidak mengharapkan pembagian banyak, seperti Bandara yang saya sebutkan, pembagian Rp 10.000 untuk pemerintah daerah, jelas I Gusti Agung Rai Wirajaya.

Sejumlah ketimpangan terkait urusan birokrasi pernah digolkan I Gusti Agung Rai Wirajaya selama menjabat sebagai anggota DPR RI komisi XI. Diantaranya, memangkas birokrasi panjang pengurusan surat tanah. Ribetnya birokrasi urusan administrasi tanah menurutnya berpotensi memicu kebocoran pemasukan pendapatan.

Saya melihat masalah pengurusan tanah ini jadi fenomena dan harus dirampingkan. Petugas pajak tidak menjangkau secara keseluruhan namun dihantam rata dengan harga tanah yang di lingkungannya, kata Wirajaya.

Sementara, pada kegiatan masa kampanye pemilu legislatif, I Gusti Agung Rai Wirajaya lebih memilih melakukan blusukan ke sejumlah tempat. Bersama koalisi caleg yang diantaranya, A.A. Kompiang Raka,  I Made Suweta dan Ni Luh Nyoman Kusumawati,  Minggu (23/03/2014), Wirajaya menjelajah hingga ke Kintamani, Bangli untuk bertemu warga yang mendapatkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Secara keseluruhan di tahun 2014, di Bali terdapat 2.166 penerima BSPS. Di Kabupaten Tabanan sebanyak 164 KK, Kabupaten Bangli 992, Buleleng 115, Gianyar 92, Jembrana 10, Karangasem 670, Klungkung 69, Kabupaten Badung 51 dan Kota Denpasar 3 KK.

Jika terpilih, tentunya ini jadi tugas saya kedepan yang akan saya selesaikan semaksimal mungkin. Soal target suara saya serahkan kepada masyarakat bagaimana menilai saya, jelas I Gusti Agung Rai Wirajaya.


agw