KORANJURI.com | Informasi Itu Penting! - Melayani Untuk Jadi Berkat KORANJURI.com | Informasi Itu Penting! - Melayani Untuk Jadi Berkat

HOME | Mimbar | Delik | Rekam Kejadian | Pendidikan | Ekbis | Hiburan | Distrik Wisata | Seni Budaya | Akselerasi | Mail Contact | Foto




1 2 3 4



Petahana Hibahkan 5 Unit Pickup
Di daerah pemilihannya, I Wayan Suadi Putra memberikan...

Caleg Perempuan Ini Suka Blusukan
Bagi sebagian caleg agar terpilih tentunya tidak terlepas dari modal, royal dan obral

Mesir Kembangkan Wisata Kutuh
Kawasan Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan memiliki potensi wisata...

Politik Uang di Tahun Politik
Money politic dinilai politisi PDIP Ketut Tama Tanaya sebagai strategi










Melayani Untuk Jadi Berkat


21 Maret 2014 | Koranjuri.com

Melayani Untuk Jadi Berkat
KORANJURI.COM Sebagai tokoh pendidikan dan pariwisata di Bali, Drs. I Ketut Suarthana, MM memandang pendidikan di Bali belum sepenuhnya merata menyasar ke seluruh anak usia sekolah. Keresahan itu membuat I Ketut Putra Suarthana ingin memperbaiki kualitas dan kuantitas pendidikan yang ada. Tegasnya, pria kelahiran Gianyar ini maju sebagai calon Anggota DPD RI sebagai bentuk pelayanan untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Anak usia sekolah di Bali tetap harus mendapatkan pendidikan yang layak. Secara jangka panjang Bali bebas buta huruf dan tentu saja tingkat pendidikannya harus berkembang, kata Direktur Pusat Pendidikan dan Latihan Manajemen pariwisata Indonesia (Mapindo) ini.

Menurut Ketut Suarthana, Bali memiliki potensi pariwisata yang hingga kini masih cukup popular di dunia. Sarana pendukung kepariwisataan dinilainya sudah sangat cukup untuk menerima kunjungan wisatawan. Hanya saja, menurut analisa pria dengan segudang pengalaman ini, akomodasi pariwisata yang tersedia justru lebih banyak dari tingkat kunjungan wisatawan.

Ketut Suarthana mencontohkan, yang terjadi saat ini pengembang wisata lebih fokus membangun penginapan, hotel maupun vila. Dampaknya ada kompetisi tidak sehat antara hotel berbintang dengan kelas hotel dibawahnya.

Kamar hotel bintang lima bisa saja dijual seharga hotel bintang tiga. Padahal dengan kepopuleran wisata Bali sebenarnya kita masih bisa mendatangkan jumlah wisatawan lebih banyak lagi, terang Suarthana.

Melayani Untuk Jadi BerkatJika terpilih sebagai Anggota DPD RI, setidaknya Ketut Suarthana telah memiliki sarana pengembangan pariwisata dengan mendidik sumber daya manusia berkualitas. Diluar itu, pria yang pernah mendapat gelar Man & Woman of the Year 2000 dari Yayasan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini lebih mengedepankan tugas sebagai DPD untuk pelayanan ke masyarakat.

Ini sumbangsih yang bisa kami berikan untuk kemajuan Bali di bidang potensi wisata. Niat saya maju ke DPD tidak ada motifasi lain kecuali mencoba melakukan pelayanan kepada masyarakat tambah Ketut Suarthana.

Sekilas latarbelakang pendidikan Drs. I Ketut Suarthana, MM calon anggota DPD RI ini diantaranya, sebagai Head Reservation di Hotel Sanur Beach Bali (4 Maret 1974-30 November 1982). Reservation Manager di Nusa Beach Hotel Bali (22 November 1982-28 Februari 1983). Dosen BPLP Bali Nusa Dua dari 1 Maret 1983-November 1994 sebagai staf pengajar di Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata (Hotel & Tourism Training Centre) BPLP Nusa Dua Bali.

Tahun 1987 I Ketut Suarthana mendirikan PPLP Dhyana Pura. Kemudian tahun 1988-1991 ia menjabat sebagai Kasubag Pendidikan BPLP Nusa Dua Bali. Tahun 1991-1993, General Manager Hotel Puri Bunga Bali dan Senggigi Beach Lombok.

Tahun 1994-1998, Ketua Jurusan Room Division BPLP Nusa Dua Bali. 1993-sekarang, General Manger (owner) Hotel Puri Saron, Senggigi Beach Lombok, Gianyar, Lovina dan Kuta. 1993-sekarang, Direktur Pusat Pendidikan dan Latihan Manajemen Pariwisata Indonesia (MAPINDO).

1996-sekarang, Ketua Yayasan Triatma Surya Jaya. 1999-sekarang, ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Triatma Mulya. 2001, Mendirikan SMK Pariwisata Triatma Jaya, Tabanan. 2001, Mendirikan SMK Pariwisata Triatma Jaya di Lovina, Singaraja. 2002, Mendirikan Taman Kanak-kanak Triamarta di Tabanan dan Lovina Singaraja dan 2004 mendirikan SMK Pariwisata, Badung.


way